Back To Top

foto1 foto2 foto3 foto4 foto5
Sekolah yang seluruh aspek kegiatannya mengacu pada nilai-nilai Islam dengan dasar Al Qur'an dan Hadits

PPDB SMA AL FALAH Ketintang Surabaya (Gelombang 3) +++ 1. Pembelian formulir ( 20/03/2017 - 28/04/2017 ) +++ 2. TPA (Tes Potensi Akademik) dan (Analisa Finger Print) pada Sabtu, 29 April 2017 +++ 3. Pengumuman hasil test pada, 04 - 06 Mei 2017 +++ +++ Kantor buka : Senin-Jumat 07.00-14.00, Sabtu 07.00-09.00, Hari Ahad dan tanggal merah libur. Wassalamu'alaikum Wr Wb

Tenaga Pendidik

  • G1
  • G2
  • G3
  • G4
  • G5
  • G6
  • G7
  • G8
  • G9
  • G10
  • G11
  • G12
  • G13
  • G14
  • G15
  • G16
  • G17
  • G18

Tenaga Kependidikan

  • K1
  • K2
  • K3
  • K4
  • K5
  • K6
December 2017
S M T W T F S
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31

Agenda

No events

Download Area

 

       

 

KATA SAMBUTAN

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah swt. Sholawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Rasulullah Muhammad saw. beserta keluarga, sahabat, dan pengikutnya yang setia.

Perkembangan teknologi informasi saat ini membawa pengaruh besar bagi perkembangan dunia. Berita yang terjadi di belahan bumi ini dapat dengan mudah diakses dari mana saja. Sebagai lembaga pendidikan, SMA Al Falah Ketintang Surabaya tanggap dengan perkembangan teknologi tersebut. Dengan dukungan SDM yang dimiliki, SMA Al Falah Ketintang Surabaya siap untuk berkompetisi dengan sekolah lain dalam pelayanan informasi ke publik.

Teknologi Informasi web khususnya menjadi sarana bagi SMA Al Falah Ketintang Surabaya untuk memberi pelayanan informasi secara cepat, jelas, dan akuntable. Dari layanan ini pula, sekolah siap menerima saran dan tanggapan yang konstruktif dari semua pihak yang akhirnya sekolah akan mampu menjawab keinginan yang dibutuhkan masyarakat, yaitu: membekali peserta didik yang kompeten dan berkarakter sesuai dengan Visi dan Misi SMA Al Falah Ketintang Surabaya.

Kami berharap SMA Al Falah Ketintang Surabaya dapat melahirkan generasi yang sholih dan sholihah sesuai dengan harapan kita semua. Semoga Allah swt. senantiasa meridhoi semua yang kita upayakan.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Ancaman narkoba kini tak main-main dan bukan masalah kecil. Ancaman narkoba mengancam masa depan anak-anak kita. Tak memandang status sosial, di desa atau di kota, anak-anak kita, suka tak suka, menjadi target utama para pengedar narkoba. Waspadalah!!!...Waspadalah!!..

Pemerintah kini gencar menyosialisasikan bahaya narkoba dan menghimbau generasi muda untuk menghindarinya. Begitu juga dengan satuan pendidikan dan beberapa lembaga masyarakat.

Orang tua sejatinya merupakan garda terdepan dalam upaya menghindarkan generasi muda dari bahaya narkoba. Namun, psikolog anak dan remaja, Samanta Ananta, mengatakan, awal mula seseorang terpapar narkoba bermula dari lingkungan keluarganya.

“Awal mula pasti dari  lingkungan keluarga, lingkungan tempat tinggal, sama pergaulan. Kalau di rumah, seberapa besar dan seberapa sering konflik yang terjadi. Narkoba, tidak disebabkan dari anak saja, justru biasanya konflik di antara orang tua atau orang lain yang ada di rumah yang memberikan bad influence. Saudara yang tinggal di rumah, bisa sopirnya, mbaknya, siapa saja,” kata Samanta.

Ia mengingatkan, orang tua perlu mewaspadai bila anak-anaknya terlalu aktif dalam sejumlah kegiatan yang membuat orang tua sulit mengakses. Samanta mengatakan jangan terkecoh dengan melihat anak yang aktif lantas merasa tenang bahwa anak tidak akan terkena narkoba karena kemungkinan hal tersebut selalu ada. “Lalu kalau misalnya di luar itu, biasanya anak-anak yang aktif di olahraga, atau religious, tapi nggak terkontrol. Pertemanan di situ orang tua nggak kenal. Jadi bukan berarti anak aktif berkegiatan lalu aman tidak akan terjerumus narkoba. Kemungkinannya selalu ada. Orang tua memang harus benar-benar terjun ke kehidupan anak,” pungkasnya.

Menurut Samanta, ada beberapa ciri remaja yang terjerumus narkoba. Beberapa ciri tersebut antara lain, adanya perubahan perilaku, seperti menarik diri dari keluarga. "Anak yang biasanya ceria jadi lebih sering menyendiri di dalam kamar, pergaulan teman berbeda, susah tidur atau pola tidur berubah, terlihat lebih mudah cemas,marah-marah, “ katanya. Selain itu, Samanta juga mengatakan ada ciri lainnya yang bisa dilihat orangtua seperti anak suka bolos sekolah, barang di rumah mulai hilang karena dipakai beli narkoba, perubahan lingkungan atau kelompok bermain.

Di sinilah pentingnya peran orangtua, mereka terlebih yang memiliki anak usia remaja sebaiknya bisa lebih dekat dengan anak, sehingga bisa menjadi teman yang dipercaya oleh anak untuk berbagi cerita. "Orangtua sangat perlu merangkul anak-anaknya sehingga mereka tumbuh berkembang menjadi jati diri yang baik sehingga bisa stop narkoba," ujar Samanta. 

DOWNLOAD BUKU

         

         

   

                                                                                

TAUTAN INFO PENDIDIKAN

www.unair.ac.id   /  www.kpu-surabayakota.go.id 

Sekolah yang seluruh aspek kegiatannya mengacu pada nilai-nilai Islam dengan dasar Al Qur'an dan Hadits.

SMA AL FALAH Ketintang

Jl. Ketintang Madya No. 81 Surabaya, Jawa Timur

Telp. 031 8291534 Fax. 031 8295333

alfalahketintang@yahoo.co.id